Sistem Integumen pada manusia
A. Sistem
Integumen
Sistem integumen adalah adalah sistem pelindung yang
melapisi tubuh dan terdiri atas kuku,rambut,kulit beserta unsur yang terkait
seperti kelenjar minyak dan keringat.mengingat besarnya bagian yang di
lindungi,sebagian besar ilmuan kerap
menyebut bahwa sistem ini merupakan
sistem yang terbesar dalam tubuh manusia.agar menjaga kondisi dan fungsi yang
ada dalam tubuh dapat berjalan dengan baik,sisten integumen saling bekerja sama
dan saling melengkapi dengan sistem lainnya.
Ø Fungsi sistem
integumen
·
Memberikan
perlindungan terhadap organ dan jaringan internal tubuh.
·
Melindungi terhadap
invasi kuman dan penyakait.
·
Melindungi tubuh dari
bahasa dehidrasi.
·
Menanggapi dan
merespon suhu tubuh.
·
Membantu mengeluarkan
limbah.
·
Bertindak sebagai
reseptor terhadap sentuhan,tekanan,nyeri,udara,panas dan dingin.
·
Tempat penyimpanan air
dan lemak.
Kulit
pada manusia terdiri dari :
1. Epidermis
Epidermis berasal dari ektoderm,
terdiri dari beberapa lapis (multilayer). Epidermis sering kita sebut sebagai
kuit luar.Epidermis merupakan lapisan teratas pada kulit manusia dan memiliki
tebal yang berbeda-beda: 400-600 μm untuk kulit tebal (kulit pada telapak
tangan dan kaki) dan 75-150 μm untuk kulit tipis (kulit selain telapak tangan
dan kaki, memiliki rambut). Selain sel-sel epitel, epidermis juga tersusun atas
lapisan:
1.
Melanosit, yaitu
sel yang menghasilkan melanin melalui proses melanogenesis.Melanosit (sel
pigmen) terdapat di bagian dasar epidermis.
2.
Keratinosit,
lapisan eksternal kulit tersusun atas keratinosit (zat tanduk) dan lapisan ini
akan berganti setiap 3-4 minggu sekali. Keratinosit yang secara bersusun dari
lapisan paling luar hingga paling dalam sebagai berikut:
·
Stratum Korneum,
terdiri atas 15-20 lapis sel gepeng, tanpa inti dengan sitoplasma yang dipenuhi
keratin.
·
Stratum Lucidum,
tidak jelas terlihat dan bila terlihat berupa lapisan tipis yang homogen,
terang jernih, inti dan batas sel tak terlihat.
·
Stratum Granulosum,
terdiri atas 2-4 lapis sel poligonal gepeng yang sitoplasmanya berisikan granul
keratohialin.
·
Stratum
Spinosum,tersusun dari beberapa lapis sel di atas stratum basale. Sel pada
lapisan ini berbentuk polihedris dengan inti bulat/lonjong.
·
Stratum Basal/Germinativum, merupakan lapisan
paling bawah pada epidermis, tersusun dari selapis sel-sel pigmen basal,
berbentuk silindris dan dalam sitoplasmanya terdapat melanin.Pada lapisan
basile ini terdapat sel-sel mitosis.
2. Dermis
Dermis Merupakan bagian yang paling
penting di kulit yang sering dianggap sebagai “True Skin” karena
95% dermis membentuk ketebalan kulit. Dermis atau cutan (cutaneus), yaitu
lapisan kulit di bawah epidermis. Penyusun utama dari dermis adalah kolagen.
Membentuk bagian terbesar kulit dengan memberikan kekuatan dan struktur pada
kulit, memiliki ketebalan yang bervariasi bergantung pada daerah tubuh dan
mencapai maksimum 4 mm di daerah punggung. Dermis terdiri atas dua lapisan
dengan batas yang tidak nyata, yaitu stratum papilare dan stratum reticular.
1. Stratum papilare, yang merupakan bagian utama dari papila dermis,
terdiri atas jaringan ikat longgar.
2. Stratum retikulare, yang lebih tebal dari stratum papilare dan tersusun
atas jaringan ikat padat tak teratur.
3.
Kelenjar-kelenjar pada kulit
1.
Kelenjar keringat - Menghasilkan keringat terdiri dari: air, garamgaram urea,
sedikit asam amino, asam lemak, dan amoniak. Keringat berfungsi dalam ekskresi
dan keseimbangan tubuh - Kelenjar keringat di daerah ketiak dan selangkangan
bersifat apokrin sehingga keringat bersifat lebih kental dan kadang-kadang
berbau
2.
Kelenjar Ceruminose
·
Terdapat pada telinga
luar, dimana kelenjar keringat berubah menjadi kelenjar ceruminose
·
Bekerjasama dengan
kelenjar sebasea (lemak) untuk menghasilkan
serumen (kotoran telinga)
Komentar
Posting Komentar